August 16, 2007
Kemerdekaan adalah jembatan emas. Artinya, kemerdekaan bukan akhir dari perjuangan. Kemerdekaan bagi Indonesia seharusnya menjadi awal bagi perjuangan untuk memerdekakan rakyat Indonesia. Bila suatu negara sudah merdeka maka negara tersebut memiliki sebuah kedaulatan / kekuasaan untuk mengurus rumah tangganya sendiri dan terlepas dari campur tangan bangsa lain.
Tepat pada tanggal 17 Agustus 2007, Indonesia genap berusia 62 tahun. Kemeriahan perayaan HUT RI kali ini sudah mulai terasa. Mensyukuri kemerdekaan merupakan sesuatu yang patut dilakukan, namun melakukan instrospeksi untuk melihat sejauh mana cita-cita kemerdekaan telah kita capai, tidak boleh diabaikan. Karena kemerdekaan adalah jembatan emas untuk memerdekakan rakyat Indonesia dari keterbelakangan.
Read the rest of this entry »
Leave a Comment » |
Seputar Kita |
Permalink
Posted by harapan umat
August 15, 2007
17 Agustus tahun 45 – Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka Nusa dan Bangsa – Hari Lahirnya bangsa Indonesia
Gaung 17-an telah menggema di seantero tanah air, mulai dari pedalaman, pesisir, pegunungan, hingga ke dusun-dusun yang nyaris tak pernah tersentuh kemajuan. Semua anak bangsa saling berlomba merayakannya, mulai dari baca puisi, karnaval, hingga upacara-upacara. Namun, seringkali kita lupa menyentuh ruh dan maknanya. Perayaan 17-an hanya sebatas dimaknai penciptaan suasana ramai, meriah, dan gemebyar. Semangat juang yang terkandung di dalamnya nyaris terlupakan.
Sebenarnya apa makna kemerdekaan itu? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, merdeka artinya bebas dari penghambaan, penjajahan, dll; berdiri sendiri; tidak terkena atau lepas dari tuntutan; tidak terikat, tidak bergantung kepada orang atau pihak tertentu; atau leluasa. Merdeka berarti bebas dari penjajahan, bebas dari tahanan, bebas dari kekuasaan, bebas intimidasi, bebas tekanan, dari nilai dan budaya yang mengungkung diri kita. Setiap manusia yang lahir ke dunia semuanya adalah mahluk merdeka, para bayi yang terlahir hanya terikat oleh ikatan yang Allah ridhoi (kondisi fitrah) dalam QS Al A’raaf : 172, bahwa Allah sudah mengambil perjanjian perikatan dengan manusia ketika dalam sulbi ibunya bahwa manusia hanya mau terikat dengan Allah,mengakui keberadaan Allah dan siap melaksanakan semua perintah dan larangan Allah tidak lainnya.
Read the rest of this entry »
Leave a Comment » |
Kajian Utama |
Permalink
Posted by harapan umat