Jangan main-main dengan waktu!!!

Sodara, pada suatu malam saya melintas di kawasan Pakuwon City dengan motor butut saya yang udah uzur. Saat itu sudah jam 11 lebih, saya baru selesai bikin tugas di kostnya Fajar. Malam itu saya melihat dua pasang mahluk berlainan jenis tampak bermesra-mesra ria di pinggir jalan. Parahnya Sodara, dua orang cewek itu memakai kerudung. Saya ga’ yakin mereka adalah suami-istri, padahal di dalam ajaran Islam telah jelas aturan tentang hubungan antar lawan jenis. Ingat, ketika fitnah telah bertebaran maka akan rusaklah semua. Naudzubillah…

3.jpg

Waktu terus bertambah, umur berkurang, namun semoga kita tidak melakukan amalan-amalan yang buruk. Sebagimana sabda Rasulullah :

”Sebaik-baiknya manusia dalah orang yang diberi panjang umurnya dan baik amalannya, dan sejelek-jelek manusia adalah orang yang diberi panjang umurnya dan jelek amalannya.” (H.R. Ahmad)

Di jalan berikutnya, saya lihat juga beberapa pemuda masih asyik kongkow-kongkow, main gaple’! Aduh Sodara, apa mereka tidak tahu??

Itu baru sedikit yang saya ceritakan Sodara. Namun saya mempertanyakan, kenapa bisa begitu? Apa yang salah? Bukankah ada hal yang lebih baik dilakukan :

Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah kepada Allah dengan sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang.”(QS. Al-Ahzab(33);41-42).

Kurz bin Wabrah adalah seorag yang salih, teman-temannya pernah berkata kepadanya: ”Marilah duduk bersama,kami ingin berbincang-bincang denganmu.” Kurz menjawab : ”Tahanlah matahari. (kalau bisa,aku baru mau memenuhi ajakanmu).”

Hasan Al-bashri pernah mengatakan : ”Demi Tuhan yang jiwaku berada dalam genggaman kekuasaan-Nya, tidaklah sekali-kali pagi muncul, melainkan ia akan berseru; ’Hai anak Adam,gunakanlah aku sebaik-baiknya,karena demi Allah, aku tidak akan kembali kepadamu sampai hari kiamat.’

Sodara, saya mau bertanya, kenapa orang-orang sangat patuh dengan lampu merah,dan takut dengan polisi. Tetapi tidak patuh untuk sholat dan tidak takut kepada Allah? Kenapa orang-orang dihukum ketika melanggar hukum,tetapi tidak dihukum ketika melanggar ketentuan Allah??

Waktu tidak akan membeda-bedakan kita, tua-muda, mampu-tidak mampu, pintar-kurang pintar, dan sebagainya. Waktu tidak akan menunggu kita, apapun yang sedang kita kerjakan. Oleh karena itu Sodara, saya sudah mengurangi melakukan aktivitas-aktivitas yang tidak berguna, yang benar-benar membuang-buang waktu. Karena kita tidak akan pernah tahu kapan waktu berakhir, semoga belum terlambat bagi yang ingin memanfaatkan masa muda sebelum datang masa tua.

Negeri kita sedang ditimpa banyak ujian, dan umat muslim sedunia sedang dalam kepincangan. Sepantasnyalah jika kita sedikit ikut andil untuk perbaikan. Memanfaatkan waktu yang masih tersisa, untuk berjuang di jalan-Nya.

Sodara, sepertinya negeri kita lagi sakit,hingga semua penyakit merebak ke jiwa masyarakat. Termasuk penyakit menyia-nyiakan waktu hidup. Sungguh waktu jauh lebih berharga dari uang, emas, dan sebagainya. Alangkah indahnya jika setiap waktu,setiap detik, menjadi amal kebaikan…

”Apabila kami sakit, kami obati dengan menyebut-Mu. Dan adakalanya kami meninggalkan dzikir, maka kami kembali menjadi sakit.”

Wallahu’alam..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: