KONSULTASI(HUKUM MENGGUNAKAN FASILITAS KANTOR)

 

Assalaamu’alaykum wr. Wb

Ustadz,saya seorang pegawai di sebuah kantor, berkenaan dengan fasilitas kantor; bagaimana hukum menggunakan fasilitas kantor seperti telepon, fax, dsb untuk kepentingan pribadi?

Jawaban :

Hukum menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi tidak ada dalil yang qath’iy tetapi kalau kita merujuk pada pola Umar bin Khathab, ya Tidak Boleh. Namun buat masyarakat kita ada suatu prinsip yaitu saling pengertian. Hampir di semua lembaga, ada fasilitas-fasilitas untuk karyawan seperti tempat parkir. Bahkan ada yang setengah umum seperti toilet. Namun penggunaannya tetap dengan ”tahu diri”. Oleh karena itu dalam hal ini berlaku hadist Rasulullah SAW al mu’minuna ’ala syurutihim ,artinya : ”Orang-orang mukmin itu –mengerjakan sesuatu- sesuai perjanjian-perjanjian mereka”. (H.R Abu Daud).

 

MALAIKAT TAK MAU MASUK RUMAH BERGAMBAR???

Assalaamu’alaykum wr. Wb

Saya pernah mendengar malaikat tidak mau masuk rumah kalau ada gambar makhluk hidup di rumah. Pertanyaan saya :
1. ganbar seperti apa yang tidak boleh dipajang?

2. Bagaimana dengan foto keluarga yang dipajang di dinding ataupu juga foto orang thawaf ?

3. Bagaimana pula dengan patung atau mainan ataupun boneka?

Demikian pertanyaan saya. Terima kasih atas jawaban ustadz.

Wassalaamu’alaykum wr wb

Jawab :

1-3 Memang betul ada hadist yang seperti itu. Bunyi lengkapnya ”Innalmalaikata la tadkhulu baitan fihi tamatsilu” artinya : ”Sesungguhnya malaikat tidak akan masuk rumah yang didalamnya ada patung-patung” (H.R Bukhari-Muslim). Dalam riwayat-riwayat lain dipakai dengan kata shurah yang sehari-hari kita artikan dengan gambar. Sehingga hadist diatas dapat diartikan malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang disitu ada patung atau gambar. Dan hampir para ulama mengartikan kata masuk disini dengan rahmah. Sehingga hadist tersebut diartikan bahwa malaikat tidak akan masuk untuk memberi rahmah kepada penghuni rumah yang ada patung atau gambar.

Kalau ditanyakan tentang gambar atau patung seperti apa? Di situ tidak dijelaskan sehingga bisa arti umum, aitu gambar atau patung apa saja. Tetapi karena ada hadist lain yang menerangkan bahwa para pemahat atau pelukis akan diminta Allah SWT untuk memberi ruh atas karyanya itu kelak di hari kiamat. Maka para ulama lalu mengkonkritkan bahwa patung atau gambar yang dimaksud di dalam hadist distas adalah patung atau gambar hewan, termasuk manusia. Jadi kalau lukisan atau pahatan pemandangan alam tidak apa-apa.

Perihal tentang patung atau gambar makhluk bernyawa ini, ada khilaf (perbedaan pendapat) di kalangan ulama. Ada yang memahami secara umum ada yang membatasi pada patung-patung atau gambar-gambar khusus. Alasannya karena ada riwayat tentang Aisyah ra mempunyai boneka atau mainan dan Nabi SAW membiarkan. Dan Aisyah juga pernah mempunyai gorden yang bergambar dan Nabi SAW menyuruh Aisyah menurunkannya lalu dirubah oleh Aisyah menjadi bantal dan diduduki oleh Nabi SAW, bukan dibuang atau dibakar.

                Sehingga ada seorang ulama yang mengatakan: ”Gambar atau patung yang diharamkan-yang malaikat tidak akan memberikan rahmah itu adalah gambar atau patung sesembahan. Sementara ada ulama lain yang mengatakan gambar/patung yang diharamkan itu adalah :

  1. gambar atau patung sesembahan
  2. Gambar porno
  3. gambar pemimpin kafir yang memusuhi Islam
  4. Gambar atau patung orang besar (tokoh) yang dikultuskan.

 

Sedang fotografi untuk kepentingan pendidikan (seperti beberapa gambar hewan dalam buku-buku pelajaran, foto manasik haji, foto tuntunan shalat, dsb.), foto untuk kenang-kenangan atau kepentingan identitas (KTP, ijazah, paspor, dsb) termasuk yang tidak diharamkan asal tidak berlebihan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: